Jum'at, 20 Januari 2017
Share |

Pengurusan Kendaraan Bermotor

A.Terminologi

Pengujian Kendaraan Bermotor di Kabupaten Cianjur yang saat ini didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor : 16 Tahun 2004 Perubahan Pertama atas Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2000 Tentang Pengujian Kendaraan Bermotor, mengatur beberapa istilah yang umum digunakan, diantaranya adalah disebut dibawah ini.

  1. Daerah adalah Kabuten Cianjur;
  2. Dinas adalah lembaga teknis daerah yang membidangi pengujian kendaraan bermotor
  3. Pengujian kendaraan bermotor adalah serangkaian kegiatan menguji dan atau memeriksa bagian-bagian dan fungsi kerja operasional suatu system dalam kendaraan berotor, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan.
  4. Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang digerakan oleh peralatan teknis yang berada pada kendaraan itu.
  5. Kendaraan umum adalah setiap kendaraan bermotor yang disediakan untuk dipergunakan oleh umum dengan dipungut bayaran.
  6. Mobil penumpang adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi tempat duduk sebanyak-banyaknya 8 (delapan) tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi baik dengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi.
  7. Mobil bus adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi tempat duduk lebih dari 8 (delapan) tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi baik dengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi.
  8. Kendaraan khusus adalah kendaraan bermotor selain dari kendaraan bermotor untuk penumpang dan kendaraan bermotor untuk barang yang pengangkutannya untuk kepelua khusus atau mengangkut barang-barang khusus.
  9. Mobil barang adalah kendaraan bermotor selain sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus dan kendaraan khusus.
  10. Kereta tempelan adalah suatu alat yang dipergunakan untuk mengangkut barang yang dirancang untuk ditarik dan sebagian bebannya ditumpu oleh kendaraan.
  11. Kereta gandengan adalah suatu alat yang dipergunakan untuk mengangkut barang yang yang seluruh bebannya ditumpu oleh alat itu sendiri dan dirancang untuk ditarik oleh kendaraan bermotor.
  12. Kendaraan wajib uji adalah setiap kendaraan yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku wajib diujikan untuk menentukan kelaikan jalan.
  13. Uji berkala adalah pengujian kendaraan bermotor terhadap setiap kendaraan bermotor yang wajib uji yang dilakukan pada periode waktu tertentu.
  14. Laik jalan adalah persyaratan minimum kondisi suatu kendaraan yang harus dipenuhi agar terjamin keselamatan dan mencegah terjadinya pencemara udara dan kebisingan lingkungan pada waktu dioperasikan

B.Objek dan Persyaratan Pengujian Kendaraan Bermotor

1.Objek Retribusi

Peraturan Darerah Nomor 16 Tahun 2004 Pasal 3 menentukan bahwa objek retribusi adalah kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan, kendaraan khusus dan kendaraan lain yang sejenis. Untuk kendaraan bermotor yang dimaksud adalah mobil penumpang umum, mobil bus, dan mobil barang. Jadi yang menjadi kendaraan wajib uji meliputi :

  1. Mobil penumpang umum ;
  2. Mobil bus ;
  3. Mobil barang ;
  4. Kereta gandengan ;
  5. Kereta tempelan ;
  6. Kendaraan khusus.

Agar terjamin keselamatan dan mencegah terjadinya pencemara udara dan kebisingan lingkungan pada waktu dioperasikan kendaraan bermotor diuji secara berkala, uji berkala dimaksud berlaku selama 6 (enam) bulan.

2.Persyaratan Administrasi Pengujian Kendaraan Bermotor

a.Pengujian Pertama

Kendaraan yang telah memperoleh sertifikat uji tipe (Departemen Perhubungan), pemilik kendaraan atau kuasa dari kendaraan wajib uji mengajukan permohonan kepada Dinas dengan menggunakan formulir yang telah disediakan dan dilampiri dengan :

  1. Sertifikat registrasi uji tipe (Dishub Propinsi);
  2. Persyaratan teknis kendaraan;
  3. STNK dan BPKB;
  4. Foto copy Tanda jati diri pemilik dengan melampirkan aslinya.

b.Pengujian Bekala

Pemilik kendaraan atau kuasa dari kendaraan wajib uji mengajukan permohonan kepada Dinas dengan menggunakan formulir yang telah disediakan dan dilampiri dengan :

  1. tanda bukti lulus uji yang lama;
  2. surat tanda nomor kendaraan;
  3. tanda jati diri pemilik kendaraan;
  4. Membayar biaya uji.

c.Perubahan Status

Pemilik kendaraan atau kuasa dari kendaraan wajib uji mengajukan permohonan kepada Dinas dengan menggunakan formulir yang telah disediakan dan dilampiri dengan :

  1. tanda bukti lulus uji yang lama;
  2. surat tanda nomor kendaraan;
  3. tanda jati diri pemilik kendaraan;
  4. Membayar biaya uji.
  5. Surat ijin trayek dan Kartu Pengawasan bagi kendaraan angkutan umum.

d.Perubahan Bentuk

Pemilik kendaraan atau kuasa dari kendaraan wajib uji mengajukan permohonan kepada Dinas dengan menggunakan formulir yang telah disediakan dan dilampiri dengan :

  1. tanda bukti lulus uji yang lama (buku uji);
  2. surat tanda nomor kendaraan;
  3. Surat keterangan rubah bentuk dari bengkel karoseri yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Daerah;
  4. Surat Registrasi Uji Tipe;
  5. Legalitas kepemilikan
  6. Membayar biaya pengujian.

e.Numpang Uji Kendaraan

Pemilik kendaraan dapat melakukan uji berkala di luar wilayah pengujian yang bersangkutan, dengan mengajukan permohonan kepada Dinas, dengan memenuhi persyaratan :

  1. Melampirkan buku uji lama;
  2. Melampirkan Surat Tanda Nomor Kendaraan;
  3. Membayar biaya uji.

f.Pemindahan pengujian dari wilayah domisili (Mutasi)

Pemilik kendaraan bermotor dapat melaksanakan mutasi pengujian kendaraan bermotor dengan cara mengajukan permohonan kepada Dinas, dengan memenuhi persyaratan :

  1. Melampirkan buku uji lama;
  2. Melampirkan Surat Tanda Nomor Kendaraan;
  3. Membayar biaya uji.
  4. Surat keterangan pajak daerah (fiscal).

C.Lokasi dan Alat Pengujian Kendaraan Bermotor

1.Lokasi Pengujian Kendaraan Bermotor

Lokasi tempat pengujian berkala dapat berupa lokasi yang bersifat tetap(statis) dan atau tidak tetap (dinamis). Untuk lokasi pengujian statis dilakukan di gedung unit pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cianjur, sedangkan pengujian dinamis dilakukan dengan menggunakan kendaraan unit pengujian keliling, dimana yang telah rutin dilakukan dalam tiap minggunya yaitu :

  1. Selasa di Cipanas;
  2. Rabu di Ciranjang;
  3. Kamis di Sukanagara

2.Alat Pengujian Kendaraan Bermotor

Pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor baik pada pengujian statis maupun dinamis, dilaksanakan dengan menggunakan peralatan yang memenuhi persyaratan standar pelayanan, meliputi :

  • Alat uji gas buang;
  • Alat uji suspense roda dan pemeriksaan kondisi teknis bagian bawah kendaraan bermotor;
  • Alat uji speedometer;
  • Alat uji rem;
  • Alat uji lampu;
  • Alat ukur berat;
  • Alat uji kincup roda depan;
  • Alat uji kaca;
  • Alat uji pengukur suara;
  • Alat ukur dimensi;
  • Kompresor udara;
  • Generator set;
  • Peralatan bantu..